Rabu, 16 November 2011

Opera

Opera

Opera adalah peramban web dan paket perangkat lunak Internet antar-platform. Opera terdiri dari kumpulan perangkat lunak untuk Internet seperti peramban web, serta perangkat lunak untuk membaca dan mengirim surat elektronik. Opera dibuat oleh Opera Software yang bermarkas di OsloNorwegia. Opera dapat dijalankan di berbagai sistem operasi, termasuk Microsoft Windows, Mac OS X, Solaris, FreeBSD dan Linux.
Opera dikenal karena memiliki banyak fitur yang kemudian diadopsi oleh pramban web lainnya. Meskipun memiliki berbagai kelebihan, Opera hanya mendapat sebagian kecil pangsa pasar peramban komputer pribadi di seluruh dunia. Namun, Opera memiliki pangsa pasar yang lebih besar pada perangkat mobile seperti ponsel, ponsel pintar, dan personal digital assistant. Berbagai edisi Opera dapat digunakan untuk perangkat yang menggunakan Maemo, BlackBerry, Symbian, Windows Mobile, Android, dan sistem operasi iPhone, serta Java ME. Sekitar 120 juta ponsel telah dipasarkan dengan browser Opera di dalamnya. Opera adalah satu-satunya penjelajah web komersial yang tersedia untuk Nintendo DS dan Wii. Beberapa televisi memiliki browser Opera dalam set-top box atau kotak pengaturannya. Adobe Systems memiliki lisensi teknologi Opera untuk digunakan dalam Adobe Creative Suite.
Sejarah

Opera mulai dibuat pada tahun 1994 sebagai sebuah perusahaan yang terpisah bernama Opera Software ASA. Opera pertama kali diluncurkan dengan versi 2.0 pada tahun 1996, yang hanya beroperasi pada Microsoft Windows. Dalam upaya untuk memanfaatkan munculnya pasar untuk perangkat genggam yang terhubung dengan internet, sebuah proyek untuk mengintegrasikan Opera ke platform perangkat mobile dimulai pada tahun 1998. Opera 4.0, yang dirilis pada tahun 2000, menampilkan core cross-platform baru yang memfasilitasi pembuatan versi Opera untuk beberapa sistem operasi dan platform.
Sampai saat itu, Opera adalah Perangkat lunak uji coba dan harus dibeli setelah masa percobaan berakhir. Versi 5.0 (dirilis pada tahun 2000) merupakan versi trialware yang terakhir. Setelah itu, Opera disponsori oleh iklan, menampilkan iklan kepada pengguna yang membayarnya. Versi Opera selanjutnya memberikan pada pengguna pilihan untuk melihat iklan banner atau iklan teks yang ditargetkan dari Google. Pada versi 8.5 (dirilis tahun 2005) iklan telah dihapus seluruhnya dan dukungan finansial utama untuk Opera datang melalui Google (dengan adanya kontrak untuk Google sebagai mesin pencari untuk Opera).
Dalam versi 9.1 (dirilis tahun 2006), fitur-fitur baru yang diperkenalkan adalah pelindung penipuan (fraud protection) yang menggunakan teknologi dari GeoTrust, penyedia sertifikat digital, dan PhishTank, sebuah organisasi yang dikenal dapat melacak situs web phishing. Fitur ini ditingkatkan dan dikembangkan dalam versi 9.5, ketika GeoTrust digantikan dengan Netcraft, dan perlindungan malware dari Haute Secure telah ditambahkan.
Tahun 2006, Opera dibuat dan dirilis untuk Nintendo DS dan Nintendo Wii. Opera untuk Wii, yang disebut channel internet, dirilis tanggal 12 April 2007 dan bebas untuk diunduh  sampai 30 Juni 2007. Setelah tanggal itu, pengguna harus membayar 500 Wii Points (sekitar 5 US$ ) untuk mengunduhnya. Pada tanggal 2 September 2009, Opera kembali gratis untuk diunduh. Pengguna yang sebelumnya membayar untuk mengunduh, ditawarkan permainan NES pilihan mereka dengan nilai yang sama. Di Nintendo DS Browser, Opera tidak gratis, tetapi dijual sebagaiphysical DS game cartridge. DSi memiliki saluran internet yang dapat diunduh secara gratis dari toko DSi.
Sebuah mesin JavaScript baru yang disebut Carakan, dinamai sesuai aksara Jawa, ditampilkan dalam versi 10.50. Menurut Opera Software, Carakan tujuh kali lebih cepat di SunSpider daripada Opera 10.10 dengan Futhark pada Windows. Pernyataan itu juga, kurang lebih dikonfirmasi oleh pihak-pihak lain setelah rilis resmi pra-alpha pada Desember 2009. Diperkenalkan pula vector graphics library milik Opera yang bernama Vega, yang mampu menangani semua penerjemahan/rendering browser. Hal ini memungkinkan penerjemahan kode platform yang spesifik, agar kode tersebut menjadi kode yang sesuai untuk Vega, sehingga membuatnya lebih mudah untuk mengatur seluruh platform. Hal itu membantu implementasi Opera untuk penggunaan properti canggih CSS3, seperti background dan borders; dan juga memungkinkan akselerasi hardware dengan optional OpenGL dan Direct3D backends.
Pada rilis pertama Opera 10.50, versi tersebut mulanya ditujukan untuk Windows saja. Lalu, Opera untuk Mac hadir dalam versi 10.50. Versi terbaru Opera, yakni 10.60, dirilis pada awal Juli 2010.


Fitur

Sebuah tes kecepatan yang dilakukan situs teknologi ZDNet's pada awal tahun 2008 menunjukkan. bahwa di antara Internet Explorer 7, Safari 3, Firefox 3 versi pre-release dan Opera 9.5, Opera adalahbrowser yang tercepat di beberapa daerah. Namun satu-satunya browser yang dengan jelas diungguli oleh Opera adalah Internet Explorer. Pada versi 10.5, Opera menampilkan mesin JavaScript baru, serta vector graphics library baru.
Opera menghadirkan built-in tabbed browsing, pemblokiran iklan, perlindungan penipuan, download manager, klien BitTorrent, bar pencarian, dan web feed aggregator. Opera juga hadir dengan klien e-mail yang disebut Opera Mail dan IRC chat client built in.
Opera memiliki fitur "Speed Dial", yakni fitur yang memungkinkan pengguna untuk menambahkan hingga 25 link (atau lebih, dengan mengedit file speeddial.ini) yang ditampilkan dalam bentukthumbnail di halaman apabila tab baru dibuka. Thumbnail yang terhubung dengan halaman secara otomatis dihasilkan dan berfungsi untuk pengenalan visual pada halaman speed dial atau dapat diubah dengan menggunakan Opera Image Dial Generator. Setelah diatur, fitur ini mempermudah pengguna untuk menavigasi ke halaman web yang dipilih.
Opera memiliki fitur Opera Widgets, aplikasi web kecil yang berada di dalam Opera. Selain Widgets, "User JavaScript" dapat digunakan untuk menambah kustom JavaScript untuk halaman web.
Peramban Opera dapat dikembangkan fungsinya melalui plug-in, program yang relatif kecil yang menambahkan fungsi-fungsi khusus untuk peramban. Namun, Opera membatasi yang plug-in dapat lakukan dan tidak mendukung penuh pengembangan dari pihak luar. Opera melakukan hal ini sebagai jaminan kualitas, sehingga pengembang dari pihak luar tidak dapat memasukkan bug.

Aksesibilitas


Opera juga dirancang untuk pengguna yang memiliki gangguan visual atau motorik. Sebagai browser multimodal, juga menyediakan berbagai preferensi pribadi di dalam user interface.
Hal ini memungkinkan kita untuk mengontrol hampir setiap aspek dari browser hanya dengan menggunakan keyboard, dan default shortcut keyboard dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan pengguna. Opera adalah satu-satunya browser yang memiliki kemampuan untuk navigasi spasial, yakni berupa fitur mouse gestures. Pola gerakan-gerakan mouse memicu reaksi browserseperti "kembali" atau "refresh".
Zooming page memungkinkan teks, gambar dan konten lainnya seperti Adobe Flash Player, platform Java dan untuk membesar atau mengecil dalam ukuran (20% sampai 1.000%) untuk membantu mereka yang memiliki gangguan penglihatan. Pengguna juga dapat menentukan font dan warna untuk halaman web, dan mengubah tampilan halaman CSS. Hal ini berguna untuk membuat situs muncul dengan kontras yang tinggi atau dengan huruf yang lebih mudah dibaca.

Privasi dan Keamanan

Opera memiliki beberapa fitur keamanan. Salah satunya adalah pilihan untuk menghapus data pribadi, seperti dalam HTTP cookie, browsing history, dan cache. Hal ini memungkinkan pengguna untuk menghapus data pribadi setelah browsing dari komputer di tempat umum.
Ketika mengunjungi secure website, Opera mengenkripsi data menggunakan protokol SSL 3 atau TLS. Protokol akan memberikan informasi tentang keamanan situs ke address bar. Protokol tersebut juga akan memeriksa apakah situs web yang sedang dikunjungi termasuk dalam blacklist untuk phishing dan malware, dan memperingatkan pengguna apabila web yang dikunjungi termasuk salah satu dari blacklist. Pemeriksaan ini diaktifkan secara default, namun pengguna dapat memilih untuk tidak melakukan pemeriksaan tersebut secara otomatis. Jika pemeriksaan itu dinonaktifkan, pengguna tetap dapat memeriksa keamanan situs yang dibukanya secara manual dengan membuka Page Info Dialog

 

Standar

Opera adalah salah satu browser pertama yang menggunakan Cascading Style Sheets (CSS). Opera menunjang banyak standar web, yakni CSS 2.1, HTML 4.01, XHTML 1.1, XHTML Basic, XHTML Mobile Profile, Voice XHTML, WML 2.0, XSLT, XPath, XSL-FO, ECMAScript 3 (JavaScript), DOM 2, XMLHttpRequest, HTTP 1.1, TLS 1.2, Unicode, SVG 1.1 Basic, SVG Tiny 1.1, GIF89a, JPEG,PNG, dan transparansi alpha. Sejak versi 9, Opera telah lulus uji Acid2, sebuah tes untuk mengetahui apakah sebuah browser menggunakan standar tertentu. Opera 10.5 mencapai skor 100/100 pada tes Acid3 yang berfokus pada kesesuaian standar DOM dan JavaScript.

 

 

Opera Unite

Opera Unite merupakan framework yang dapat dikembangkan, yang memungkinkan beberapa layanan web (dimaksudkan sebagai "Aplikasi") untuk dijadikan host oleh komputer pengguna, termasuk server web untuk hosting situs, berbagi file dan foto, ruang chat, dan media streaming. Opera Unite telah ada sejak Versi 10.10. Aplikasi Opera Unite dikemas sesuai dengan spesifikasiW3C Widget 1.0. Opera juga menyediakan fasilitas bagi para pengembang untuk mengunggah aplikasi yang dibuat pengguna.

Opera di Indonesia
Opera browser hadir dalam versi Bahasa Indonesia untuk pertama kalinya dalam versi 9.6. Versi tersebut dirilis pada tanggal 8 Oktober 2008. Opera 9.6 dapat diunduh secara gratis, langsung dari situs Opera.] Situs Opera juga hadir dalam bahasa Indonesia, sejak bulan Februari 2010. Selain itu, terdapat pula Komunitas Opera Indonesia. Komunitas Opera Indonesia adalah komunitas resmi dari Opera Software yang dibuat oleh sekumpulan blogger My Opera Indonesia. Di Indonesia, varian browser Opera yang paling banyak digunakan adalah Opera Mini, bahkan jumlah pengguna Opera Mini di Indonesia merupakan yang terbesar di dunia.

Selasa, 15 November 2011

Sistem Berorientasi Objek / UML

Sistem Berorientasi Objek
 
PENDAHULUAN

Analisis dan disain berorientasi objek adalah cara baru dalam
memikirkan suatu masalah dengan menggunakan model yang dibuat
menurut konsep sekitar dunia nyata. Dasar pembuatan adalah objek,
yang merupakan kombinasi antara struktur data dan perilaku dalam
satu entitas.
Pengertian "berorientasi objek" berarti bahwa kita mengorganisasi
perangkat lunak sebagai kumpulan dari objek tertentu yang memiliki
struktur data dan perilakunya.

Konsep Pemrograman Berorientasi Objek (OOP)

Program adalah suatu bentuk aplikasi atau bisa juga disebut software yang dibuat dengan menggunakan
Bahasa Pemrograman dan dapat menyelesaikan suatu Tugas, Fungsi, Perhitungan dengan menggunakan
komputer. Bahasa Pemrograman merupakan kumpulan perintah-perintah yang dimengerti komputer
untuk melakukan tugas-tugas tertentu. Sedangkan Pemrograman atau Programming merupakan teknik
untuk membuat suatu Program dengan menggunakan Bahasa Pemrograman.
Pemrograman Berorientasi Objek (Object Oriented Programming) merupakan teknik membuat suatu
program berdasarkan objek. Untuk lebih memudahkan pemahaman tentang objek, saya beri sebuah
contoh : Meja, Kursi, Jam Dinding dan yang lainnya merupakan contoh objek. Objek yang disebutkan
tadi umumnya berada didalam sebuah ruangan, ruangan apabila kita melihatnya dari sebuah rumah bisa
juga dikategorikan sebuah objek dan rumah jika dilihat dari cara pandang yang lebih luas lagi juga
merupakan objek. Jadi sebuah Objek merupakan suatu bentuk atau model yang tergantung dari cara
pandang objek dimaksud.
Karakteristik dari Objek

1.   Identitas berarti bahwa data diukur mempunyai nilai tertentu yang
membedakan entitas disebut Objek.
2.   Objek dapat kongkrit, seperti halnya arsip dalam sistem, atau
konseptual seperti kebijakan penjadualan dalam multiprocessing
pada sistem operasi.
Setiap objek mempunyai sifat yang melekat pada identitasnya.
3.   Dua objek dapat berbeda walaupun bila semua nilai atributnya
identik.





Kelas Objek

1.  Kelas merupakan gambaran sekumpulan Objek yang terbagi
dalam atribut, operasi, metode, hubungan, dan makna yang
sama.
2.  Suatu kegiatan mengumpulkan data (atribut) dan perilaku
(operasi) yang mempunyai struktur data sama ke dalam satu grup.
3.  Kelas Objek merupakan wadah bagi Objek. Dapat digunakan
untuk menciptakan Objek.
4.  Objek mewakili fakta/keterangan dari sebuah kelas.

Istilah-istilah Objek

1.  Atribut : Data item yang menegaskan Objek
2.  Operasi : Fungsi di dalam kelas yang dikombinasikan ke bentuk
tingkah laku kelas
3.  Metode : Pelaksanaan prosedur (badan dari kode yang
mengeksekusi respon terhadap permintaan objek lain di
dalam sistem).
Karakteritik Metodologi Berorientasi Objek

Metodologi pengembangan sistem berorientasi objek mempunyai tiga
karakteristik utama :
1. Encapsulation
2. Inheritance
3. Polymorphism



1.    ENCAPSULATION (PENGKAPSULAN)
ð  Encapsulation merupakan dasar untuk pembatasan ruang lingkup
program terhadap data yang diproses.
ð  Data dan prosedur atau fungsi dikemas bersama-sama dalam
suatu objek, sehingga prosedur atau fungsi lain dari luar tidak
dapat mengaksesnya.
ð  Data terlindung dari prosedur atau objek lain, kecuali prosedur
yang berada dalam objek itu sendiri.


2.     INHERITANCE (PEWARISAN)
ð  Inheritance adalah teknik yang menyatakan bahwa anak dari objek
akan mewarisi data/atribut dan metode dari induknya langsung.
Atribut dan metode dari objek dari objek induk diturunkan kepada
anak objek, demikian seterusnya.
ð  Inheritance mempunyai arti bahwa atribut dan operasi yang dimiliki
bersama di anatara kelas yang mempunyai hubungan secara
hirarki.
ð  Suatu kelas dapat ditentukan secara umum, kemudian ditentukan
spesifik menjadi subkelas. Setiap subkelas mempunyai hubungan
atau mewarisi semua sifat yang dimiliki oleh kelas induknya, dan
ditambah dengan sifat unik yang dimilikinya.
ð  Kelas Objek dapat didefinisikan atribut dan service dari kelas
Objek lainnya.
ð  Inheritance menggambarkan generalisasi sebuah kelas



3.    POLYMORPHISM (POLIMORFISME)
ð  Polimorfisme yaitu konsep yang menyatakan bahwa seuatu yang
sama dapat mempunyai bentuk dan perilaku berbeda.
ð  Polimorfisme mempunyai arti bahwa operasi yang sama mungkin
mempunyai perbedaan dalam kelas yang berbeda.
ð  Kemampuan objek-objek yang berbeda untuk melakukan metode
yang pantas dalam merespon message yang sama.
ð  Seleksi dari metode yang sesuai bergantung pada kelas yang
seharusnya menciptakan Objek.


Model Berorientasi Objek
Sebuah model objek menangkap struktur statis dari sistem dengan
menggambarkan objek dalam sistem, hubungan antara objek, serta
atribut dan operasi yang merupakan karakteristik setiap kelas dan
objek.
Model berorientasi objek lebih mendekati keadaan nyata, dan
dilengkapi dengan penyajian grafis dari sistem yang sangat
bermanfaat untuk komunikasi dengan user dan pembuatan
dokumentasi struktur dari sistem.











Unified Modeling Language/ UML


PENDAHULUAN

UML sebagai sebuah bahasa yang memberikan vocabulary dan tatanan penulisan
kata-kata dalam ‘MS Word’ untuk kegunaan komunikasi. Sebuah bahasa model
adalah sebuah bahasa yang mempunyai vocabulary dan konsep tatanan / aturan
penulisan serta secara fisik mempresentasikan dari sebuah sistem. Seperti halnya
UML adalah sebuah bahasa standard untuk pengembangan sebuah software yang
dapat menyampaikan bagaimana membuat dan membentuk model-model, tetapi
tidak menyampaikan apa dan kapan model yang seharusnya dibuat yang
merupakan salah satu proses implementasi pengembangan software.
3/10
UML tidak hanya merupakan sebuah bahasa pemograman visual saja, namun
juga dapat secara langsung dihubungkan ke berbagai bahasa pemograman,
seperti JAVA, C++, Visual Basic, atau bahkan dihubungkan secara langsung ke
dalam sebuah object-oriented database. Begitu juga mengenai
pendokumentasian dapat dilakukan seperti; requirements, arsitektur, design,
source code, project plan, tests, dan prototypes.
Untuk dapat memahami UML membutuhkan bentuk konsep dari sebuah bahasa
model, dan mempelajari 3 (tiga) elemen utama dari UML seperti building block,
aturan-aturan yang menyatakan bagaimana building block diletakkan secara
bersamaan, dan beberapa mekanisme umum (common).
Dalam suatu proses pengembangan software, analisa dan rancangan telah
merupakan terminologu yang sangat tua. Pada saat masalah ditelusuri dan
spesifikasi dinegosiasikan, dapat dikatakan bahwa kita berada pada tahap
rancangan. merancang adalah menemukan suatu cara untuk menyelesaikan
masalah, salah satu tool/model untuk merancang pengembangan software yang
berbasis object-oriented adalah UML. Alasan mengapa UML digunakan adalah,
pertama, scalability dimana objek lebih mudah dipakai untuk menggambarkan
sistem yang besar dan komplek. Kedua, dynamic modeling, dapat dipakai untuk
pemodelan sistem dinamis dan real time.
Sebagaimana dalam tulisan pertama, penulis menjelaskan konsep mengenai
obyek, OOA&D (Obyek Oriented Analyst/ Design) dan pengenalan UML, maka
dalam tulisan kedua ini lebih ditekankan pada cara bagaimana UML digunakan
dalam merancang sebuah pengembangan software yang disertai gambar atau
contoh dari sebuah aplikasi.




Konsep Objek

Obyek dalam ‘software analysis & design’ adalah sesuatu berupa konsep
(concept), benda (thing), dan sesuatu yang membedakannya dengan
lingkungannya. Secara sederhana obyek adalah mobil, manusia, alarm dan lainlainnya.
Tapi obyek dapat pula merupakan sesuatu yang abstrak yang hidup
didalam sistem seperti tabel, database, event, system messages.
Obyek dikenali dari keadaannya dan juga operasinya. Sebagai contoh sebuah
mobil dikenali dari warnanya, bentuknya, sedangkan manusia dari suaranya. Ciriciri
ini yang akan membedakan obyek tersebut dari obyek lainnya.
Alasan mengapa saat ini pendekatan dalam pengembangan software dengan
object-oriented, pertama adalah scalability dimana obyek lebih mudah dipakai
untuk menggambarkan sistem yang besar dan komplek. Kedua dynamic
modeling, adalah dapat dipakai untuk permodelan sistem dinamis dan real time.

Teknik Dasar OOA/D (Object-Oriented Analysis/Design)
Dalam dunia pemodelan, metodologi implementasi obyek walaupun terikat
kaidah-kaidah standar, namun teknik pemilihan obyek tidak terlepas pada
subyektifitas software analyst & designer. Beberapa obyek akan diabaikan dan
beberapa obyek menjadi perhatian untuk diimplementasikan di dalam sistem. Hal
ini sah-sah saja karena kenyataan bahwa suatu permasalahan sudah tentu
memiliki lebih dari satu solusi. Ada 3 (tiga) teknik/konsep dasar dalam OOA/D,
yaitu pemodulan (encapsulation), penurunan (inheritance) dan polymorphism.


Building blocks
3 (tiga) macam yang terdapat dalam building block adalah katagori
benda/Things, hubungan, dan diagram. Benda/things adalah abstraksi yang
pertama dalam sebuah model, hubungan sebagai alat komunikasi dari bendabenda,
dan diagram sebagai kumpulan / group dari benda-benda/things.


Benda/Things
Adalah hal yang sangat mendasar dalam model UML, juga merupakan bagian
paling statik dari sebuah model, serta menjelaskan elemen-elemen lainnya dari
sebuah konsep dan atau fisik. Bentuk dari beberapa benda/thing adalah sebagai
berikut:
Pertama, adalah sebuah kelas yang diuraikan sebagai sekelompok dari object
yang mempunyai atribute, operasi, hubungan yang semantik. Sebuah kelas
mengimplementasikan 1 atau lebih interfaces. Sebuah kelas dapat digambarkan
sebagai sebuah persegi panjang, yang mempunyai sebuah nama, atribute, dan
metoda pengoperasiannya.

Kedua, yang menggambarkan ‘interface’ merupakan sebuah antar-muka yang
menghubungkan dan melayani antar kelas dan atau elemen. ‘Interface’ / antarmuka
mendefinisikan sebuah set / kelompok dari spesifikasi pengoperasian,
umumnya digambarkan dengan sebuah lingkaran yang disertai dengan namanya.
Sebuah antar-muka berdiri sendiri dan umumnya merupakan pelengkap dari
kelas atau komponen.
Ketiga, adalah collaboration yang didefinisikan dengan interaksi dan sebuah
kumpulan / kelompok dari kelas-kelas/elemen-elemen yang bekerja secara
bersama-sama. Collaborations mempunyai struktura dan dimensi. Pemberian
sebuah kelas memungkinkan berpartisipasi didalam beberapa collaborations dan
digambarkan dengan sebuah ‘elips’ dengan garis terpotong-potong.
Keempat, sebuah ‘use case’ adalah rangkaian/uraian sekelompok yang saling
terkait dan membentuk sistem secara teratur yang dilakukan atau diawasi oleh
sebuah aktor. ‘use case’ digunakan untuk membentuk tingkah-laku benda/ things
dalam sebuah model serta di realisasikan oleh sebuah collaboration. Umumnya
‘use case’ digambarkan dengan sebuah ‘elips’ dengan garis yang solid, biasanya
mengandung nama.

Kelima, sebuah node merupakan fisik dari elemen-elemen yang ada pada saat
dijalankannya sebuah sistem, contohnya adalaha sebuah komputer, umumnya
mempunyai sedikitnya memory dan processor. Sekelompok komponen mungkin
terletak pada sebuah node dan juga mungkin akan berpindah dari node satu ke
node lainnya. Umumnya node ini digambarkan seperti kubus serta hanya
mengandung namanya

Hubungan / Relationship

Ada 4 macam hubungan didalam penggunaan UML, yaitu; dependency,
association, generalization, dan realization.
Pertama, sebuah dependency adalah hubungan semantik antara dua
benda/things yang mana sebuah benda berubah mengakibatkan benda satunya
akan berubah pula. Umumnya sebuah dependency digambarkan sebuah panah
dengan garis terputus-putus.
Kedua, sebuah association adalah hubungan antar benda struktural yang
terhubung diantara obyek. Kesatuan obyek yang terhubung merupakan hubungan
khusus, yang menggambarkan sebuah hubungan struktural diantara seluruh atau
sebagian. Umumnya assosiation digambarkan dengan sebuah garis yang
dilengkapi dengan sebuah label, nama, dan status hubungannya.
Ketiga, sebuah generalization adalah menggambarkan hubungan khusus dalam
obyek anak/child yang menggantikan obyek parent / induk . Dalam hal ini, obyek
anak memberikan pengaruhnya dalam hal struktur dan tingkah lakunya kepada
obyek induk.
Keempat, sebuah realization merupakan hubungan semantik antara
pengelompokkan yang menjamin adanya ikatan diantaranya. Hubungan ini dapat
diwujudkan diantara interface dan kelas atau elements, serta antara use cases
dan collaborations.

Diagram

UML sendiri terdiri atas pengelompokkan diagram-diagram sistem menurut
aspek atau sudut pandang tertentu. Diagram adalah yang menggambarkan
permasalahan maupun solusi dari permasalahan suatu model. UML mempunyai 9
diagram, yaitu; use-case, class, object, state, sequence, collaboration, activity,
component, dan deployment diagram.
Diagram pertama adalah use case menggambarkan sekelompok use cases dan
aktor yang disertai dengan hubungan diantaranya. Diagram use cases ini
menjelaskan dan menerangkan kebutuhan / requirement yang diinginkan/
dikehendaki user/pengguna, serta sangat berguna dalam menentukan struktur
organisasi dan model dari pada sebuah sistem.


PENUTUP


KESIMPULAN:
Pendekatan berorientasi objek dengan menggunakan notasi UML dapat diterapkan pada pengembangan aplikasi portal informasi berbasis web. Teknik pemodelan UML sesuai untuk digunakan bersama prinsip-prinsip pengembangan system berorientasi objek, karena dapat mempermudah pemodelann pendeskripsian dan perancangan portal yang di bangun